Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Personel gabungan Polres Kepulauan Tanimbar, TNI, dan instansi terkait bergerak cepat lakukan evakuasi pasca-insiden pohon beringin tumbang di bahu Jalan Mathilda Batlayeri, Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Peristiwa yang mengejutkan tersebut terjadi sesaat sebelum dimulainya Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, yang seketika mengubah suasana khidmat penuh persiapan menjelang pengibaran bendera menjadi situasi panik dan tegang, Senin (17/08/26) pagi.
Akibat insiden ini, sehingga mengakibatkan 2 (dua) Orang Warga mengalami luka ringan. Selain korban luka, material pohon yang besar juga menimpa dan merusak sejumlah kendaraan yang sedang terparkir di bawahnya, meliputi 1 (satu) unit mobil Honda CR-V serta beberapa unit sepeda motor.
Saat kejadian berlangsung, para tamu undangan dan Masyarakat yang sedang bersiap untuk mengikuti upacara sempat panik dan langsung bergotong-royong menolong korban. Kedua korban luka kini sudah dievakuasi ke RSUD PP. Magrety Saumlaki guna mendapatkan pertolongan medis secara intensif.
Menurut hasil pemantauan di lapangan, cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda wilayah tersebut menjadi pemicu utama. Kondisi ini diperparah dengan adanya bekas pembakaran pada bagian pangkal pohon, sehingga struktur pohon melemah dan tidak mampu menahan terpaan angin hingga akhirnya tumbang ke jalan raya.
Pada kesempatan itu, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa seluruh Personel pengamanan yang bersiaga di sekitar lokasi upacara langsung dikerahkan bersama TNI dan Instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat. Prioritas utama Petugas di lapangan adalah menyelamatkan Warga yang terdampak serta memastikan jalur protokol aman dari material pohon.
“Melihat kondisi tersebut, Personel gabungan langsung bergerak cepat mengevakuasi korban dan membersihkan dahan pohon yang menutup jalan. Kami pun mengimbau Masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang memicu pohon tumbang, terutama saat memarkir kendaraan” ujar Kapolres.
Kapolres menambahkan bahwa pihak Kepolisian telah mengambil langkah-langkah pengamanan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Beliau juga menegaskan bahwa meskipun sempat terjadi insiden ini, rangkaian kegiatan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81 di Kabupaten Kepulauan Tanimbar tetap dapat berjalan dengan khidmat dan aman.
Kapolres pun berpesan kepada seluruh lapisan Masyarakat agar lebih peduli dan tidak lagi melakukan tindakan membakar sampah atau membuat perapian di dekat pangkal pohon. Tindakan tersebut sangat berbahaya karena dapat merusak, merapuhkan struktur, dan mematikan pohon secara perlahan, sehingga menjadi rawan tumbang dan mengancam keselamatan pengguna jalan saat terjadi angin kencang.
Guna mengamankan lokasi kejadian dan mempermudah proses pembersihan pasca pohon beringin tumbang, Satuan Reserse Polres Kepulauan Tanimbar telah memasang garis polisi (police line) di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat ini, situasi di lokasi telah kondusif dan arus lalu lintas pun kembali berjalan normal.












