Beranda Berita Polres Cepat tanggap, Polres Kepulauan Tanimbar bersama Damkar dan Warga berhasil padamkan kebakaran...

Cepat tanggap, Polres Kepulauan Tanimbar bersama Damkar dan Warga berhasil padamkan kebakaran di Gereja St. Matias

5
0
BAGIKAN

Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Sinergitas cepat antara Personel Polres Kepulauan Tanimbar, Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Warga sekitar berhasil menjinakkan kobaran api yang membakar ruang Sakristi (ruang ganti imam) di Gedung Gereja Santo Matias Saumlaki pada, Sabtu (15/08/26) malam.

Peristiwa kebakaran ini pertama kali diketahui sekitar pukul 21.00 WIT. Berdasarkan keterangan para saksi di lokasi kejadian, kepulan asap tebal pertama kali terlihat dari arah jendela samping Gereja. Beberapa Umat yang melintas dan mencium bau dupa yang menyengat dengan segera memeriksa ke dalam gedung Gereja.

Saat pintu Gereja dibuka, ruangan sudah dipenuhi asap tebal. Warga kemudian mendobrak pintu ruang Sakristi yang dalam keadaan terkunci dan mendapati kobaran api yang sudah membesar di dalam ruangan tersebut. Informasi kebakaran ini pun segera diteruskan kepada pihak Pemadam Kebakaran Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Merespons laporan tersebut, Personel Polres langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan lokasi dan membantu proses evakuasi. Sekitar pukul 21.50 WIT, Regu Damkar tiba di lokasi dengan mengerahkan 3 unit armada Damkar serta 2 unit mobil penyuplai air. Bersama Kepolisian dan Masyarakat setempat, Petugas langsung melakukan lokalisir dan pemadaman titik api.

Berkat kerja keras dan gotong royong seluruh pihak di lapangan, api berhasil dipadamkan secara keseluruhan pada pukul 22.10 WIT. Akibat insiden ini, tidak ada korban jiwa. Sementara itu, kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp10.000.000,- (Sepuluh Juta Rupiah), yang meliputi kerusakan pada 3 buah kaca jendela, 2 buah pintu, serta plafon di 2 ruangan.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Iptu OLOF BATLAYERI yang juga hadir di TKP mengapresiasi aksi tanggap warga sekitar dan Umat yang langsung bergerak cepat mendobrak pintu Sakristi serta menghubungi Petugas saat melihat kepulan asap. Menurutnya, respons cepat dari seluruh elemen Masyarakat dan Petugas di lapangan menjadi kunci utama sehingga api tidak meluas ke bangunan utama Gereja.

“Sinergitas yang baik antara Personel Polres, regu Damkar, dan Masyarakat membuat titik api bisa segera dilokalisir dan dipadamkan total dalam waktu singkat, sehingga kerusakan yang lebih besar dapat dicegah” ujar Kasi Humas.

Lebih lanjut, Kasi Humas menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan dan olah TKP awal, kobaran api diduga kuat berasal dari tempat pembakaran tempurung (arang) yang sebelumnya dilakukan oleh PPA (Putra-Putri Altar). Pembakaran tempurung tersebut sedianya disiapkan untuk digunakan pada Misa Ekaristi pada hari Minggu pagi, 16 Agustus 2026.

Polres Kepulauan Tanimbar mengimbau kepada para pengelola tempat ibadah maupun seluruh elemen Masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, serta memastikan seluruh sumber api telah padam sepenuhnya sebelum meninggalkan ruangan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses