Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Sebagai wujud nyata dukungan terhadap program Ketahanan Pangan Nasional, Polres Kepulauan Tanimbar menggelar Panen Raya jagung Kuartal III yang dikelola secara swadaya, Rabu (29/10/25).
Kegiatan yang berpusat di lahan produktif seluas 1 hektare yang berlokasi di belakang Mapolres Kepulauan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., para Pejabat utama (PJU) Polres hingga Kasat, Kasi, Perwira Staf dan Personel.
Wakapolres Kepulauan Tanimbar Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., yang memimpin langsung acara ini menekankan bahwa, inisiatif yang dilakukan ini adalah merupakan bagian dari komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat dan stabilitas pasokan pangan.
“Lahan ini Kami tanami sendiri sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung program Ketahanan Pangan” pungkasnya.
Sesuai target awal, estimasi hasil panen mancapai 1 Ton, namun saat pelaksanaan panen jagung Hibrida tidak mencapai target dikarenakan mengalami beberapa faktor kendala seperti, pengaruh musim kemarau yang panjang, serta diduga adanya hama sehingga banyak jagung yang rusak maupun tidak tumbuh subur.
“Panen kali ini hanya menghasilkan Jagung Hibrida seberat 40 Kg” terangnya.
Lebih lanjut, Wakapolres bersyukur bisa memanen hasil yang ada meskipun tidak sesuai target awal. Menurutnya, hal ini merupakan pembelajaran dalam menghadapi tantangan. Beliau pun menegaskan bahwa dengan hasil yang ada, tidak menyulutkan semangat Personel Polres Kepulauan Tanimbar, justru memberikan motivasi untuk lebih tangguh dan adaptif dalam menghadapi tantangan Pertanian di masa depan.
Kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal III tersebut pun berlangsung dengan lancar dan penuh kebersamaan. Setelah itu, seluruh rangkaikan acara ini pun ditutup dengan sesi foto bersama dengan seluruh peserta yang hadir di area panen. Upaya ini menunjukkan komitmen Polres Kepulauan Tanimbar dalam mendukung keberlanjutan program Ketahanan Pangan di Wilayahnya.












