Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Dalam memastikan kelancaran arus kendaraan di sejumlah titik rawan kemacetan maupun rawan kecelakaan, Sat Lantas Polres Kepulauan Tanimbar terus memberikan pelayanan terbaik dengan berfokus pada pelaksanaan pengaturan lalu lintas yang efektif di pagi hari, Kamis (23/10/25).
Dalam pelaksanaan giat pengaturan lalu lintas tersebut, Personel Satuan Lalu Lintas ditempatkan pada penggal- penggal jalan, seperti perempatan, pertigaan hingga di depan Sekolah-Sekolah. Hal ini tentunya merupakan hal penting untuk dilaksanakan, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dapat berjalan tertib dan lancar.
Tampak para Petugas mengatur arus lalu lintas, membantu para pejalan kaki, sekaligus menyeberangkan Anak Sekolah. Selain itu, Mereka pun berinteraksi positif dengan para pengguna jalan dan menyampaikan imbauan terkait pentingnya menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas hingga tata cara berkendara yang baik dan aman.
Selain menjaga kelancaran arus kendaraan, Personel pun juga memberikan teguran secara simpatik dan humanis kepada para pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helem SNI, tanpa TNKB, kendaraan yang tidak memenuhi syarat standar keselamatan hingga melawan arus.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas Iptu SAMUEL S. SIAHAYA mengatakan, pengaturan yang rutin dilaksanakan ini merupakan salah satu bentuk pelayanan prima dan humanis Kepolisian kepada Masyarakat, demi terciptanya arus lalu lintas yang lancar, aman, selamat dan terkendali. Mengingat, arus lalu lintas cukup padat di pagi hari, baik yang akan berangkat ke Kantor, ke Sekolah maupun yang ingin melakukan aktivitas lainnya.
“Upaya ini diharapakan bisa dirasakan langsung oleh Masyarakat. Sekaligus sebagai upaya pencegahan terhadap pelanggaran di jalan raya yang dapat menimbulkan kemacetan hingga kecelakaan lalu lintas” jelasnya.
Dengan adanya teguran yang bersifat edukatif di lapangan, Kasat Lantas berharap kepada para pengendara agar benar-benar dapat memahami betul bahwa keselamatan adalah prioritas. Oleh sebab itu, menurutnya pendekatan simpatik dan humanis ini terbukti lebih efektif dalam menumbuhkan kesadaran dibandingkan penindakan yang kaku.












