Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., bersama sejumlah Pejabat dampingi Uskup Diosis Amboina MGR. SENO NGUTRA dalam rangkaian kunjungan kanonik di Desa Sofyanin, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (22/10/25).
Kunjungan istimewa ini juga bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Desa dan Stasi Sofyanin yang ke-108 tahun. Kedatangan Uskup disambut langsung oleh Camat Fordata, Kapolsek, Para Pastores, Pendeta Sekecamatan Fordata, Kepala Desa Sekecamatan Fordata, para Tokoh hingga tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara tersebut ditandai dengan prosesi Snomar Roal yang diawali dengan ritual Adat, pengalungan cendramata, Tarian selamat datang oleh Sekami, pengresmian sekaligus pemberkatan jembatan Olat Wadan, hingga penandatanganan prasasti jembatan Olat Wadan oleh Uskup Diosis Amboina.
Kehadiran Kapolres beserta jajaran dalam kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Kepolisian dengan Tokoh Agama maupun Masuatakat. Selama acara, Kapolres berkesempatan berinteraksi langsung dengan Uskup, pastor, tokoh adat, serta seluruh Masyarakat yang hadir.
Disela-sela rangkaian acara kunjungan tersebut, Kapolres menjelaskan bahwa kehadirannya dalam mendampingi Yang Mulia Uskup MGR. SENO NGUTRA selama kunjungan kanonik di Desa Sofyanin, Kecamatan Fordata ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.
“Kegiatan ini menunjukkan soliditas dan harmonisasi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat. Kehadiran Kami untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan aman, damai dan penuh toleransi” ungkap Kapolres.
Menurut Kapolres, kepolisian memiliki peran strategis untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, terutama saat ada kegiatan keagamaan berskala besar seperti kunjungan kanonik oleh Uskup. Sinergitas antara Polri, Tokoh Agama dan Masyarakat adalah kunci utama dalam membangun perdamaian.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, Kapolres berharap hubungan antara Polri, Tokoh Agama, dan Masyarakat semakin erat, sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan saling menghormati. Hal ini merupakan komitmen Polri dalam mengayomi seluruh elemen Masyarakat, termasuk dalam kegiatan Keagamaan maupun Adat.












