Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Sinergi antara TNI dan Polri kembali menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan setiap permasalahan sosial di tengah Masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa olilit raya 1 Aipda Y.M SAIRDEKUT bersama dengan Babinsa berhasil memediasi kasus penganiayaan yang melibatkan dua Warga hingga berujung damai.
Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada hari Minggu tanggal 19 Oktober 2025 dan baru dilaporkan pada hari ini, Sabtu (20/10/25) pagi. Setelah kejadian tersebut dilaporkan, kedua Aparat keamanan beda instansi tersebut segera turun tangan untuk melakukan upaya mediasi kepada kedua belah pihak, guna menghindari konflik yang lebih meluas.
Proses mediasi berlangsung dengan menghadirkan kedua belah pihak yang disaksikan oleh Tokoh Masyarakat dan Keluarga dari Kedua Pihak. Dalam pertemuan tersebut, Bhabinkamtibmas tentunya mengedepankan pendekatan kekeluargaan dan musyawarah, dengan menerapkan metode Alternatif Dispute Resolution (ADR).
Lewat pendekatan yang proaktif dan solutif, Bhabinkamtibmas mampu mendengar keluhan serta memahami persoalan yang terjadi tersebut. Sehingga, Ia pun memberikan pemahaman hukum kepada kedua belah pihak yang berselisih paham terkait dengan tindakan kekerasan maupun penganiayaan hingga apa saja ancaman hukumannya.
Hasil mediasi menyepakati bahwa kedua belah pihak berdamai dan bersepakat untuk tidak memperpanjang masalah ini ke jalur hukum. Pelaku penganiayaan dengan tulus hati menyampaikan permohonan maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi di kemudian hari.
Sementara itu Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanimbar Selatan, Iptu HERPIN SIMA mengapresiasi langkah cepat dan tanggap yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas bersama Babinsa di Desa binaan. Ia menyebut sinergi ini sebagai contoh nyata soliditas yang kuat antara TNI dan Polri dalam menjaga Kamtibmas di wilayah binaan.
“Ini menunjukkan bahwa kemitraan TNI dan Polri di lapangan sangat efektif dalam menyelesaikan persoalan Warga. Semoga pendekatan persuasif dan mediasi seperti ini terus menjadi prioritas dalam menyelesaikan konflik di masyarakat” tutur Kapolsek.
Dengan selesainya kasus ini secara damai, warga diimbau untuk selalu menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin dan mengedepankan musyawarah. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di Desa diharapkan terus memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh Masyarakat.












