Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, bertempat di Lapangan Upacara Mako Yonif 734/SNS, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya menghadiri Upacara Penutupan Peleton Baranting Yudha Wastu Pramuka Jaya Kodam XVI/Ptm dalam rangka Peringatan Hari Infanteri TNI AD ke-74 Tahun 2022, Senin (19/12).
Dalam Upacara Penutupan Peleton Baranting Yudha Wastu Pramuka Jaya Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf Didik Teguh Waluyo bertindak selaku Inspektur Upacara dan Komandan Upacara, Pasiops Yonif 734/SNS Lettu Inf Rizky Dwitama Sukirno.
Amanat Komandan Pussenif yang dibacakan oleh Letkol Inf Didik Teguh Waluyo, menyampaikan Selaku Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri, saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada prajurit korps Infanteri dimanapun berada dan bertugas, atas pengabdian dan mengharumkan nama baik korps Infanteri dalam rangka mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.
Latar belakang historis lahirnya hari Infanteri tidak terlepas dari keberhasilan perang gerilya dibawah Komando Panglima Besar Jenderal Soedirman yang tertuang dalam perinyah kilat No 1/PB/D/48 tanggal 19 Desember 1948, perang gerilya dilaksanakan oleh Angkatan Perang yang didukung penuh oleh rakyat ditiap-tiap kantong perlawanan (Wehrkreise).
Panglima Besar Jenderal Soedirman dan para pejuang terdahulu pada saat melawan Tentara Belanda dengan menggunakan senjata Tradisional dan perlengkapan perang yang terbatas, para pejuang kita mampu mengatasi Tentara Belanda yang sudah memiliki senjata modern. Metode perlawanan yang diterapkan yaitu serbu dan lari (Hit and Run) berasal dari basis gerilya yang tidak mengenal waktu Operasi.
Para Pejuang melakukan penyerangan ke pos-pos yang dijaga Belanda atau saat konvoi. Taktik tersebut membuat Belanda bingung dan kewalahan karena melakukan penyerangan tiba-tiba. Pera pejuang bergerak atau berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cara herjalan kaki. Strategi dan taktik tersebut membuat pasukan Belanda lemah dan kalah, sehingga mereka terpaksa mundur.
“Saya instruksikan agar seluruh prajurit korps Infanteri mampu menjadi pelopor dalam mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat disekitarnya. Mengacu harapan-harapan diatas, saya menilai tema hari Infanteri ke-74 ini yaitu Infanteri yang modern dan selalu dihati Rakyat adalah sangat tepat dan patut dijadikan oedoman dan arah bagi prajurit korps Infanteri dalam mengemban tugas dimasa yang akan datang” Tegasnya.
Peserta Upacara terdiri dari 1 SST Personel Kompi Markas Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Senapan A Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Senapan B Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Senapan C Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Bantuan Yonif 734/SNS, 1 SSR Personel gabungan Lanud IG Dewanto dan Satrad 245/Saumlaki, 1 SSR Kodim 1507/Saumlaki, 1 SSR Satbrimob Saumlaki.
Hadir dalam kegiatan ini, Danyonif 734/ SNS, Letkol Inf Efran Tri Hernowo, Kapolres Kepulauan Tanimbar, AKBP Umar Wijaya, Dansatrad 245/ Saumlaki diwakili oleh Kadisops Satrad 245/Saumlaki, Mayor Lek Sony Rizani, Kasdim 1507/ Saumlaki, Mayor Inf M. Bahri, Danki Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor, AKP Agustinus Lainata, Danlanud IG Dewanto yang diwakili oleh Ps. Kapen Lanud IG Dewanto, Letda Sus Setya Yasida.












