Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya menghadiri Kegiatan Upacara peleton branting Yudha Wastu pramuka jaya Kodam XVI Pattimura tahun 2022 yang digelar hari ini, Minggu (18/12).
Pj Bupati Kepulauan Tanimbar Daniel E. Indey sebagai Inspektur Upacara pada kegiatan ini mengajak para hadirin untuk mensyukuri kasih Karuni Tuhan, karena diberi kesempatan mengikuti upacara pemberangkatan Pleton Ranting Yudha Wastu Pramuka Jaya Tahun 2022 dalam keadaan sehat walafiat, di mana Baranting Yudha Wastu Pramuka Jaya yang dilaksanakan setiap menjelang peringatan Hari Infanteri yang jatuh pada tanggal 19 Desember merupakan tradisi Prajurit Korps Infanteri untuk mengenang kembali peristiwa bersejarah 74 tahun silam.
“Ini peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah Korps Infanteri adalah peristiwa saat menghadapi Agresi Militer Belanda kedua tanggal 19 Desember 1948, melaksanakan perang rakyat semesta di mana pasukan-pasukan yang hijrah melaksanakan aksi wingit infiltrasi dengan cara Long Mars, kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk kantong-kantong kekuatan sebagai titik-titik kuat pertempuran gerilya dan untuk siasat pertempuran yang digunakan tersebut merupakan taktik dan strategi prajurit Infanteri untuk melanjutkan perjuangan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan.” Kata Penjabat Bupati.
Dikatakan, dalam konteks tradisi korps Infanteri pelaksanaan peleton Yudha Maaf pelaksanaan peraturan Baranting Yudha Wastu Pramuka Jaya ini bertujuan untuk menyegarkan kembali jiwa korsa dan kebanggaan prajurit Infanteri sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran serta menanamkan nilai-nilai kejuangan dan semangat pantang menyerah dan keteladanan Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada generasi muda TNI Angkatan Darat hadirin dan para peserta pelatihan Pramuka Jaya yang saya banggakan. Yang telah direncanakan dalam penyelenggaraan kali ini sasaran yang diinginkan adalah terwujudnya rasa kebanggaan prajurit Infanteri terukurnya kebugaran jasmani terciptanya militansi jiwa korsa patriotisme dan semangat pantang menyerah.
“Yang paling utama adalah terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan penyelenggaraan beranting Yudha Wastu Pramuka Jaya di wilayah Kodam XVI Pattimura para peserta tonting akan menyusuri sebagian rute perjuangan rakyat dalam melawan penjajah di daerah ini. Secara beranting para peserta akan berjalan melewati Medan yang cukup berat penuh tanjakan dan turunan serta dalam kondisi cuaca yang panas bahkan cukup ekstrem. Sebagai prajurit Infanteri terlatih kondisi Medan maupun cuaca bukanlah menjadi halangan. Infanteri harus selalu siap bertugas serta akrab dengan segala tantangan Medan dan kondisi cuaca apapun Peleton Baranting Yudha Wastu Pramuka Jaya yang saya banggakan. Melaksanakan kegiatan pelatihan Yudha Wastu Pramuka Jaya Ini pertama sampai terakhir saya harapkan kepada seluruh peserta untuk senantiasa memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Semangat kekompakan dan kerjasama yang baik jaga Citra dan nama baik serta jati diri TNI dengan tidak bersikap dan bertindak yang dapat merusak Citra TNI.” Rincinya.
Perlakukan pembawaan simbol-simbol perataan Yudha Wastu Pramuka Jaya sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku serta serah terimakan kepada peraturan berikutnya dalam keadaan aman tertib dan lengkap. Agar benar-benar melakukan pengawasan dan pengendalian terhadap kegiatan penting ini dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab perhatikan faktor keamanan dan pengamanan personil materiil maupun rute perjalanan dengan menempatkan personil pengamanan dan tenaga medis pada titik-titik rawan. Nama anak saya akhirnya kepada seluruh peserta pelatihan Yudha Wastu Pramuka Jaya Saya ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas.
“Semoga dapat menyelesaikan seluruh estafet dengan baik tertib aman dan lancar sampai di tempat tujuan. Tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan petunjuk bimbingan dan lindungannya kepada kita semua dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia yang sangat kita cintai maju terus pantang mundur.” Imbuhnya.
Peserta upacra terdiri dari 1 SST Personel Kompi Markas Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Senapan A Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Senapan B Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Senapan C Yonif 734/SNS, 1 SST Personel Kompi Bantuan Yonif 734/SNS, 1 SSR Personel Lanud IG Dewanto Saumlaki, 1 SSR Lanal Saumlaki, 1 SSR Kodim 1507/ Saumlaki, 1 SSR Satbrimob Saumlaki serta 1 SSR Sat Samapta Polres Kepulauan Tanimbar.
Hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya, Dandim Letkol Inf Didik Teguh Waluyo, Dansatrad Letkol Lek Nur Sahid, Danyonif 734/ SNS Letkol Inf Efran Tri Hernowo, Danlanud IG Dewanto diwakili oleh Kadisops Lanud IG Dewanto Mayor Tek Djunaidi Kahar, Kajari Kepulauan Tanimbar Gunawan Sumarsono, Ketua Pengadilan Negeri Saumlaki Tri Wahyuni, Kasdim 1507/ Saumlaki Mayor Inf M. Bahri serta Danki Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor AKP Agustinus Lainata.












