Beranda Berita Polres Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar dan Basarnas perluas area pencarian penumpang KM....

Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar dan Basarnas perluas area pencarian penumpang KM. Pangrango yang lompat ke laut

16
0
BAGIKAN

Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Satuan Polairud Polres Kepulauan Tanimbar dan Basarnas Saumlaki kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang pria bernama LUKAS PASKALIS FLOYEMBUN (54).

Korban dilaporkan melompat dari atas kapal Pelni KM. Pangrango di sekitar perairan Tanjung Tjasi, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, pada Kamis malam (08/01/26). Pencarian yang dimulai sejak pukul 08.30 WIT, melibatkan personel dari Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar, Dit Polairud Polda Maluku dan Basarnas menggunakan sarana kapal patroli Sat Polair KP. XVI – 2010.

Operasi ini merupakan tindak lanjut dari laporan Keluarga korban, yang melaporkan tentang kejadian tersebut ke pihak berwajib pada tanggal 08 Januari 2026. Berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/56/I/2026/Satpolairud, Tim gabungan bergerak melakukan penyisiran di titik koordinat jatuhnya korban (08°00’9 LS – 131°09’8 BT).

Dengan menggunakan KP. XVI – 201, Tim SAR gabungan melakukan rangkaian penyisiran pada hari ini, Minggu (11/01/26) sekitar Pukul 08.40 melintasi Pulau Nustual dan Desa Lermatang. Selanjutnya Pukul 10.30 WIT, penyisiran meluas ke perairan Pulau Nustabung hingga kembali ke titik awal jatuhnya korban di depan Tanjung Tjasi.

Hingga pada pukul 11.00 WIT sampai dengan pukul 12.00 WIT, Tim SAR gabungan kembali melakukan rangkaian pencarian dan penyisiran pada pesisir perairan Desa Matakus hingga melebar ke sekitar Pulau Asutubun, Desa Olilit Raya, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Ps. Kasat Polair Ipda SIMON NUSMESE, S.H., yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan bahwa, pencarian masih belum membuahkan hasil, meskipun penyisiran telah dilakukan secara intensif hingga pukul 12.15 WIT. Operasi hari ini menghadapi tantangan cuaca berupa hujan sedang, kecepatan angin mencapai 17 – 20 knot, dan tinggi gelombang antara 1 hingga 2 meter.

“Mengingat kondisi cuaca di lapangan dan faktor keamanan, Kami memutuskan untuk menghentikan pencarian sementara dan kembali ke pangkalan untuk melakukan evaluasi” ungkap Kasat.

Tim SAR Gabungan dari Sat Polair Polres Kepulauan Tanimbar beserta Dit Polairud Polda Maluku dan Basarnas Saumlaki, yang juga didampingi oleh perwakilan dari Keluarga korban pun kembali melaksanakan briefing dan memutuskan proses pencarian tersebut akan kembali dilanjutkan pada besok hari dengan memperluas area pencarian dan penyisiran.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.