Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Demi meningkatkan peran serta Masyarakat dalam menciptakan Kamtibmas dan keselamatan diri utamanya di wilayah pesisir dan perairan, Kepolisian terus aktif dan rutin melaksanakan giat sambang bagi para Nahkoda Kapal maupun ABK hingga Warga yang berprofesi sebagai Nelayan.
Seperti yang terlihat dilakukan oleh Personel Satuan Polair Polres Kepulauan Tanimbar dalam menggelar Bacarita Basudara Manise dengan menyambangi Warga yang berprofesi sebagai Nelayan di pelabuhan Pasar Omele Desa Sifnana, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Minggu (31/08/25).
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polair Ipda REIMAL F. PATTY dalam keterangannya mengatakan, kegiatan yang rutin dilaksanakan ini merupakan upaya Polri lewat Satuan Polair agar dapat terus membina, mengimbau, mengarahkan serta memberikan bimbingan sekaligus menyampaikan informasi tentang Kamtibmas. Baik itu kepada para Nahkoda Kapal, ABK, hingga para Nelayan lainnya maupun Masyarakat di Wilayah Pesisir.
“Selain memberikan edukasi dan Imbauan, kegiatan ini juga merupakan sarana Kami untuk dapat terus menjalin silaturahmi dan komunikasi aktif. Lewat upaya ini, semoga kondusifitas dapat terus tercipta dan Masyarakat pun dapat terayomi” jelasnya.
Sementara itu dalam kunjungannya, Petugas Kepolisian mengimbau kepada para Nelayan agar tetap memperhatikan kelayakan dan kapasitas kapal Motor pada saat melaut, serta pentingnya menjaga keselamatan diri serta kesehatan maupun melengkapi alat-alat keselamatan pelayaran seperti Life jacket dan selalu memperhatikan cuaca laut apabila hendak pergi melaut.
Tak lupa Petugas mengimbau terkait pidana dan pelanggaran administratif. Mereka diingatkan untuk tidak diperbolehkan membawa barang ilegal seperti obat-obatan terlarang/ narkotika, minuman keras dan barang ilegal lainnya yang diangkut dengan kapal motor. Para Nelayan juga diimbau agar tidak menggunakan bahan peledak sebagai alat untuk menangkap ikan, karena hal itu merupakan pelanggaran pidana.
Disamping itu pula, Warga diingatkan tentang pentingnya menjaga kewaspadaan Masyarakat terhadap berbagai isu yang berkembang, baik itu di lapangan maupun pada media sosial. Mereka juga diminta agar tidak terpancing oleh provokasi yang dapat memicu kericuhan hingga memecah belah persatuan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Masyarakat khususnya para Nelayan bisa lebih sadar tentang pentingnya menjaga keselamatan diri saat melakukan aktivitas di laut. Tujuannya untuk bisa menghindari risiko terjadinya kecelakaan di Laut demi keselamatan bersama hingga mencegah timbulnya gangguan Kamtibmas maupun aksi-aksi tindak kejahatan lainnya.












