Respon cepat, Personel Polsek Tansel bersama Damkar dan Babinsa bahu membahu padamkan Karhutla di 3 titik

Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Personel Polsek Tanimbar Selatan bergerak cepat lakukan proses pemadaman api terkait bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Kecamatan Tanimbar Selatan.

Aksi tanggap darurat ini bersinergi langsung dengan Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Babinsa TNI AD. Kapolsek Tanimbar Selatan mengonfirmasi bahwa cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah tersebut memicu kemunculan titik api di beberapa lokasi berbeda pada hari yang sama.

Kronologi Penanganan di Tiga Lokasi Kebakaran:

  1. Samping Pelabuhan Perikanan Ukurlaran;
    Berawal saat Bhabinkamtibmas Desa Bomaki dan Bhabinkamtibmas Desa Lauran menerima informasi dari Kapolsek Tanimbar Selatan sekitar pukul 13.40 WIT mengenai adanya kebakaran di samping Pelabuhan Perikanan Ukurlaran. Melihat kondisi api yang membesar, Bhabinkamtibmas Desa Bomaki langsung meneruskan informasi ke Grup WhatsApp Darurat Kebakaran. Pada pukul 14.18 WIT, Armada Damkar Kabupaten Kepulauan Tanimbar tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan pemadaman secara intensif dibantu oleh kedua Bhabinkamtibmas tersebut. Sumber api diduga kuat dipicu oleh cuaca panas ekstrem.
  2. Lahan Burak, Desa Lermatang;
    Pada pukul 14.00 WIT, Bhabinkamtibmas Desa Lermatang Bripka Mario Uren bersama Babinsa Serka Onisimus Letelay melakukan pengecekan informasi Karhutla. Di lokasi Lahan Burak, ditemukan beberapa titik api. Mengingat medan yang ada, Bhabinkamtibmas dan Babinsa langsung melakukan lokalisir dan pemadaman menggunakan alat seadanya berupa ranting dan batang pohon. Berdasarkan pantauan, tidak ada aktivitas warga membuka kebun di lokasi tersebut, sehingga kebakaran diperkirakan murni akibat cuaca panas ekstrem. Petugas gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk memastikan api benar-benar padam.
  3. Lahan Lenrang, Desa Wowonda;
    Sekitar pukul 15.00 WIT, Bhabinkamtibmas Desa Wowonda Aipda Alan Talahatu mendapatkan laporan dari warga mengenai kebakaran di Lahan Lenrang. Aipda Alan bersama para anggota Linmas Desa Wowonda langsung bergerak ke lokasi dan memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Berbeda dengan titik lain, kebakaran di lokasi ini diperkirakan akibat adanya aktivitas warga yang ingin membuka lahan kebun baru, sehingga api merembet ke lahan kosong di sekitarnya.

Total luas lahan kosong dan hutan yang terdampak dalam peristiwa ini diperkirakan mencapai 20.000 meter persegi atau sekitar 2 Hektar (Ha). Area yang terbakar rata-rata merupakan lahan yang ditumbuhi semak belukar dan tanaman liar. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian materil dalam bencana ini.

Sementara itu di tempat terpisah, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu HERPIN SIMA mengatakan bahwa seluruh Personel Bhabinkamtibmas telah diinstruksikan untuk terus bersiaga dan meningkatkan patroli di wilayah desa binaan masing-masing.

“Langkah ini sangat krusial guna mengantisipasi sekaligus mendeteksi secara dini kemunculan titik api baru akibat cuaca panas ekstrem yang sedang melanda” ungkap Kapolsek pada, Selasa (01/09/26).

Beliau juga menegaskan tentang pentingnya sinergi dan kesadaran bersama antara pihak Kepolisian, TNI, instansi terkait, hingga elemen Masyarakat dalam menjaga lingkungan guna meminimalisir potensi terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya di wilayah Tanimbar Selatan.

Pihak Kepolisian pun mengimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar agar tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan selama musim kemarau dan cuaca ekstrem ini, hal tersebut untuk mencegah bencana yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses