Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Kapolres Kepulauan Tanimbar yang diwakili oleh Kasat Binmas Iptu E. FASSE hadir sebagai pemateri dalam kegiatan Sosialisasi Materi Kekerasan Anak dan Perempuan pada agenda Optimalisasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bagi Kaum Rentan.
Kegiatan yang digelar di Gedung Gereja Protestan Maluku (GPM) Jemaat Sejahtera klasis Tanimbar Selatan pada, Rabu (14/10/26) pagi ini untuk memberikan pemahaman mendalam kepada Masyarakat dan Jemaat mengenai pentingnya menjaga kelompok rentan dari berbagai bentuk kejahatan.
Acara ini bertujuan memperkuat sinergi antara kepolisian, LBH, dan elemen masyarakat untuk mendorong upaya pencegahan kekerasan sejak dini. Dalam sosialisasi tersebut, Iptu Everardus Fasse membawakan materi bertajuk “Peran Polri dalam Perlindungan Anak dan Perempuan”.
Dalam penyampaiannya, Kasat Binmas menegaskan bahwa menjaga keselamatan perempuan dan anak adalah fondasi utama dalam menciptakan ketertiban umum. Ketertiban umum sendiri merupakan kondisi kehidupan masyarakat yang aman, tertib, dan teratur sesuai undang-undang demi mewujudkan kehidupan yang dinamis dan tenteram.
“Melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk kekerasan bukan hanya kewajiban hukum, melainkan sebuah tanggung jawab moral dan kemanusiaan yang mendasar. Perempuan dan anak sering kali menjadi kelompok yang paling rentan terhadap kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga penelantaran,” ujar Iptu E. Fasse di hadapan para peserta.
Polres Kepulauan Tanimbar juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengedepankan tindakan preventif. Menurutnya, pencegahan sejak dini jauh lebih efektif dan tidak ternilai harganya dibandingkan menangani dampak psikologis maupun fisik yang sudah terlanjur terjadi.
Secara khusus, Iptu E. Fasse menekankan bahwa upaya pencegahan ini harus dimulai dari lingkup terkecil melalui dua langkah utama:
- Edukasi di Dalam Keluarga: Menanamkan nilai-nilai saling menghormati dan kasih sayang tanpa kekerasan di dalam rumah.
- Menanamkan Bodily Autonomy: Mengajarkan anak tentang otoritas tubuh, mengenalkan bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh orang lain, serta melatih anak agar berani berkata “tidak” terhadap tindakan yang mencurigakan.
Melalui kegiatan ini, Polres Kepulauan Tanimbar berharap masyarakat dan jemaat tidak ragu untuk melaporkan setiap indikasi kekerasan ke pihak berwajib maupun memanfaatkan fasilitas LBH yang ada, demi terwujudnya lingkungan Kepulauan Tanimbar yang aman dan responsif gender.
Tampak hadir dalam kegiatan ini diantaranya, MPK Klasis Tanimbar Selatan Pdt.E. MAIRUHU, S.si., Kepala Dinas PPA Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ibu SELVI HUKUBUN/ K, Ketua LBH kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ketua Majelis Jemaat Sejahtera, beserta para PIPK Klasis Tanimbar Selatan.

