Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Guna mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Personel Bhabinkamtibmas Desa Matakus, Bripka BRIAN CHRISTOFFEL kembali hadir di tengah Masyarakat untuk melaksanakan kegiatan pembersihan sekaligus pemantauan lahan tanaman jagung hibrida di Desa Matakus, Selasa (31/03/26).
Kegiatan pembersihan di lahan seluas 1 hektare milik Warga ini merupakan bagian dari upaya Polisi Penggerak dalam membantu Kelompok Tani (Poktan) setempat. Diketahui, jagung hibrida tersebut baru saja melewati masa tanam pada bulan Maret 2026 dan diestimasikan siap untuk dipanen hasilnya pada bulan Juli 2026 mendatang.
Saat dikonfirmasi, Bripka BRIAN menjelaskan maksud dari kehadirannya itu tidak hanya sekadar mendampingi, melainkan bentuk aksi nyata Polri dalam melaksanakan program Pemerintah di bidang Ketahanan Pangan Nasional dalam membersihkan area tanam bersama kelompok Tani agar lahan jagung hibrida ini benar-benar siap dan terjaga pertumbuhannya.
Lebih lanjut Bhabinkamtibmas menjabarkan bahwa, tujuan utama dari kegiatan pembersihan berkala ini adalah untuk menjaga area yang sudah ditanami jagung hibrida tetap bersih sehingga tidak mudah dirusak atau dimakan oleh hama pengganggu tanaman. melalui sentuhan langsung di ladang, Ia berharap dapat memompa semangat Warga Desa untuk bahu-membahu menyukseskan program Ketahanan Pangan Nasional.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Tanimbar Selatan Iptu HERPIN SIMA mengungkapkan, kegiatan ini adalah merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung program Swasembada Pangan. Kapolsek pun menekankan bahwa, Pihaknya tidak hanya berfokus pada pemeliharaan Kamtibmas, tetapi juga aktif menjadi motor penggerak bagi para Petani.
“Dengan turun langsung membantu Warga seperti membersihkan rumput liar di sekitar tanaman jagung ini, kami berharap hasil panennya nanti bisa maksimal” ungkap Kapolsek.
Lebih lanjut, Iptu HERPIN SIMA menyatakan komitmennya untuk siap mengawal dan mengamankan setiap proses pemanfaatan lahan untuk Pertanian. Beliau juga mengimbau Warga Desa Matakus lainnya agar tidak ragu untuk berkolaborasi dengan pihak Kepolisian dalam mengoptimalkan lahan-lahan tidur yang ada di Desa.
“Semoga sinergi yang baik ini terus terjaga hingga masa panen di bulan Juli nanti, dan menghasilkan komoditas yang melimpah bagi pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat” terangnya.












