Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, Operasi Bina Waspada Salawaku 2022 hari kedua digelar personil Satgas terus kedepankan kegiatan Pembinaan, Penyuluhan dan Sosialisasi kepada masyarakat tentang Bahaya Paham Radikalisme, Senin (18/10).
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin Kabag Ops AKP J. Samangun selaku kepala perencanaan operasi tingkat Polres (Karendal Opsres) Bina Waspada Salawaku 2022 dengan turut dihadiri Kasat Binmas Iptu J. C. Oraplean selaku kepala pusat pengendali operasi Polres (Ka Pusdalopsres) serta para Kasatgas.
Kabag Ops dalam arahannya pada apel kesiapan menyampaikan, agar kegiatan dilakukan dengan memperhatikan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, bersikap humanis kepada masyarakat serta memperhatikan ketepatan dan kecepatan dalam proses pengiriman laporan hasil operasi.
“Agar pelaksanaan tugas operasi di lapangan dilaksanakan sesuai SOP yang berlaku dilingkungan Polri, dan kepada personil dalam melaksanakan tugas di lapangan, agar bersikap humanis, dan sistem pelaporan hasil pelaksanaan operasi agar dikirim tepat waktu”. Pintanya.
Usai Arahan, personil yang terlibat operasi langsung bergerak menuju ke lokasi sasaran dipimpin langsung Kasat Binmas selaku Kapusdal Opsres Bina Waspada Salawaku 2022 Polres Tanimbar.
Terhadap kegiatan ini, Kasat Binmas menyampaikan beberapa kegiatan yang dilakukan para Kasatgas dalam operasi dihari ini, (18/10).
“Untuk Satgas Preemtif melakukan kegiatan sosialisasi tentang Paham Radikalisme dan Intoleransi di SMA Kristen Saumlaki, dengan uraian kegiatan serta penyampaian materi sosialisasi antara lain sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi oleh PS. Kanit Bintibsos Sat Binmas Aipda F. R. Sianressy dan penyampaian materi Sosialisasi oleh PS. Kanit Binpolmas Sat Binmas Bripka Mario Uren”. Ungkapnya.

Kegiatan Sosialisasi oleh Satgas Preemtif turut dihadiri oleh Wakasek Kesiswaan SMA Kristen Saumlaki dengan jumlah Audience berjumlah sekitar 33 orang.
Selain itu Kasat Binmas juga menyampaikan, pelaksanaan Penggalangan oleh Intelijen juga turut dilakukan sebagai bagian dari Satgas Preemtif, kepada kelompok masyarakat desa Werain yang beraktivitas di sekitar Pelabuhan Saumlaki tentang Bahaya Penyebaran Paham Radikalisme dan Intoleransi.
“Sedangkan Untuk Satgas Preventif melaksanakan kegiatan Patroli dialogis serta Binluh terhadap kelompok masyarakat tentang konsep Radikalisme tentang Paham kelompok Radikal yang berniat mengubah Ideologi Pancasila, dan juga menghimbau agar warga tidak terpengaruh dengan ajaran kelompok-kelompok Radikal yang akan merugikan diri sendiri maupun keluarga serta menghimbau agar tetap meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Eza”. Kata Kasat menambahkan.

Sementara untuk kegiatan Satgas Represif dalam operasi dihari ini, dilakukan di kompleks Ruko Tanimbar Raya Jl. Yos Sudarso Kelurahan Saumlaki tentang Pembinaan dan Penyuluhan terkait konsep Radikal sebagaimana undang-undang nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan melakukan Razia terhadap para Pengendara kendaraan roda dua di lokasi Ruko kompleks Tanimbar Raya terhadap senjata tajam (sajam) dan buku ajaran Radikalisme serta benda berbahaya lainnya.
“Satgas Banops dalam tugasnya pada kegiatan ini yakni, melaksanakan Pengawasan terhadap personil saat pelaksanaan kegiatan operasi di lapangan dan melakukan dokumentasi kegiatan Operasi Bina Waspda Salawaku 2022”. Ujar Kasat Binmas menambahkan.
Terhadap hasil yang dicapai dihari kedua Operasi ini Kasat juga menyampaikan melalui pelaksanaan sosialisasi dan Binluh yang telah dilakukan dapat mempengaruhi dan menumbuh kembangkan daya cegah dan daya tangkal masyarakat terhadap penyebaran paham Radikalisme dan Intoleransi.












