Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Suasana haru dan khidmat tampak menyelimuti Markas Komando Polres Kepulauan Tanimbar pada, Jumat (14/11/) sore. Yang mana, Kesatuan menggelar upacara Purna Bakti (Wisuda Purna Wirawan).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi atas pengabdian puluhan tahun 2 (dua) Perwira senior, AKP DANIEL RIJOLI selaku Kepala Bagian Perencanaan (Kabag Ren) dan AKP AMS LAYAN selaku Kepala Seksi Pengawasan (Kasiwas).
Upacara yang berlangsung di halaman Mapolres tersebut dipimpin Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., serta dihadiri Wakapolres Kompol WILHEMUS B. MINANLARAT, S.H., para Pejabat Utama (PJU), Kasat, Kasi, Pejabat Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor, seluruh Personel Polres dan Brimob beserta Bhayangkari.
Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dedikasi dan loyalitas yang telah dicurahkan oleh AKP DANIEL RIJOLI dan AKP AMS LAYAN selama masa tugasnya di institusi Polri. Menurutnya, Purna Bakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan gerbang menuju kehidupan Bermasyarakat yang baru.
“Atas nama pribadi, kesatuan dan seluruh jajaran Polres Kepulauan Tanimbar, saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas segala dedikasi, loyalitas dan pengabdian selama puluhan tahun bertugas di Kepolisian Republik Indonesia. Pengabdian Bapak-bapak adalah teladan bagi kami yang masih bertugas” ucapnya.
Lebih lanjut Orang nomor satu pada Polres Kepulauan Tanimbar ini pun menyebut, Meski secara kedinasan pada dinas Polri telah dinyatakan purna tugas, namun ikatan kekeluargaan khususnya keluarga besar Polres Kepulauan Tanimbar tetap terjalin selamanya. Beliau juga menegaskan bahwa, Pintu Mapolres ini akan selalu terbuka.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan Cendera mata sebagai tanda mata dari dari kesatuan kepada para Purna Bakti dan Istri, yang diiringi dengan jabatan tangan hangat dari seluruh Peserta upacara maupun foto bersama. Kegiatan ini diakhiri dengan tradisi pedang pora sederhana sebagai bentuk penghormatan terakhir dari kesatuan.
Sementara itu suasana haru terlihat jelas saat kedua Perwira Purna Bakti tersebut melangkahkan kaki melewati gerbang pora. Tradisi pedang pora ini melambangkan penghormatan terakhir dan mengantarkan para Purna Bakti menuju masa pensiun dengan kepala tegak dan penuh kehormatan.
Barisan perwira membentuk gerbang kehormatan dengan pedang terhunus, mengiringi langkah kedua purna bakti beserta istri mereka saat meninggalkan lapangan upacara dan gerbang Mapolres untuk terakhir kalinya dalam kapasitas sebagai anggota aktif. Tangis haru dari rekan kerja dan Bhayangkari iringi perpisahan.












