Beranda Berita Polres Kurang dari 24 jam, pelaku pencabulan berhasil dibekuk Penyidik Polres Kepulauan Tanimbar

Kurang dari 24 jam, pelaku pencabulan berhasil dibekuk Penyidik Polres Kepulauan Tanimbar

239
0
BAGIKAN

Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, AR (25) salah Seorang sopir angkot yang melakukan aksi bejatnya kepada Anak korban FM (17) yang merupakan salah satu Siswa SMA yang ada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar akhirnya berhasil diamankan Unit PPA Sat Reskrim Polres Kepulauan Tanimbar.

Peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada hari Jumat, tanggal 17 Oktober 2025 sekira pukul 15.30 WIT berlokasi di jalan poros baru Saumlaki, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Aksi bejat AR (25) bermula ketika FM baru saja pulang sekolah bersama rekannya yang kemudian menghentikan mobil angkutan kota yang dikemudikan oleh AR.

Keduanya tidak langsung diturunkan oleh FM melainkan terlebih dahulu di ajak berputar-putar saat sedang mencari penumpang hingga 2 (dua) kali putaran barulah AR menurunkan salah satu rekan korban berinisial AMN di kompleks Gunung Nona Saumlaki. Sementara FM yang saat itu duduk di bangku depan membuat AR tidak lagi bersedia menurunkan dirinya.

Setelah 5 (lima) kali putaran pada Kota Saumlaki hingga tidak ada lagi penumpang di mobilnya, tanpa disadari Anak korban yang sedang sibuk memainkan HP nya dibawa pelaku ke jalan baru yang biasanya di sebut jalan poros 2 (dua). Setibanya di tempat itu, pelaku berusaha membaringkan korban, namun korban berusaha menolak dengan melakukan sejumlah perlawanan.

Perlawanan yang dilakukan oleh Anak korban tersebut tidak serta-merta membuat pelaku berhenti, dirinya terus berusaha melakukan aksi bejatnya itu dengan cara memegang area intim. Anak korban yang terus berusaha melepaskan diri pun akhirnya berhasil membuka pintu mobil dan menendang pelaku hingga dapat terlepas dan keluar dari dalam mobil.

Setelah berhasil keluar, Anak korban mencoba untuk mencari pertolongan, namun pelaku dengan segala upayanya kembali memaksa korban untuk kembali masuk ke dalam mobil dan langsung membawanya pergi dari tempat kejadian. Ketika dalam perjalanan, Anak korban sempat melihat Orang yang ia kenali dan langsung meminta pertolongan. Orang tua dari Anak korban pun dihubungi hingga menjemputnya pulang ke rumah.

Tak terima perbuatan yang dilakukan, pelaku dilaporkan pada Polres Kepulauan Tanimbar. Kurang dari 24 jam, akhirnya pelaku bersama barang bukti mobil yang digunakannya langsung diamankan oleh Penyidik Unit PPA Sat Reskrim. Saat ini, dirinya tengah menjalani proses hukum dan telah dilakukan upaya penangkapan dan penahanan yang terhitung sejak tanggal 18 Oktober 2025.

Kejahatan asusila terhadap Anak yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Tanimbar terus meningkat, sehingga dipandang perlu adanya sangsi sosial bagi para pelaku untuk menghadirkan efek jerah, karena ternyata ancaman hukuman yang cukup berat yakni paling rendah 5 (lima) tahun penjara dan paling lama hingga seumur hidup bahkan hukuman kebiri kimia pun tidak membuat surut pelaku melakukan kejahatan terhadap Anak.

Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P. S.I.K.,M.H., melalui Kasi Humas Iptu OLOF BATLAYERI menyampaikan bahwa saappt ini pihak Kepolisian terus berupaya optimal, mulai dari sosialisasi melalui Jumat Curhat maupun ke Sekolah-Sekolah, hingga adanya penegakan hukum secara maksimal. Bahkan dalam waktu 1×24 jam pelaku berhasil ditangkap dan ditahan, akan tetapi kejahatan asusila terhadap Anak terus meningkat, untuk itu Ia berharap adanya peran aktif semua pihak.

“Tingginya kejahatan kekerasan seksual terhadap Anak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar seharusnya menjadi perhatian serius semua Pihak, baik Orang tua, Pemerintah Daerah hingga Tokoh Agama” terangnya.

Lebih lanjut Kasi Humas berharap adanya inovasi yang dapat menghadirkan kesadaran terhadap perkara ini, sehingga masa depan Anak-Anak di Kabupaten Kepulauan Tanimbar akan terjaga untuk kedepan nya sehingga dapat membangun Daerah ini tentunya, karena korban asusila Anak tentunya akan memiliki trauma tersendiri yang dapat mempengaruhi masa depan Mereka.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses