Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Personel Bhabinkamtibmas Desa Karatat, Aipda M. SUATREAN terus menunjukkan dedikasinya dalam menjaga kekhusyukan Umat Muslim saat menjalankan ibadah Sholat Tarawih pada, Minggu (01/03/26) malam.
Langkah ini dinilai sangat krusial dalam upaya untuk menjaga kekhusyukan umat Muslim dan memastikan situasi keamanan dan ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Desa Keratat, Kecamatan Wuarlabobar, Kabupaten Kepulauan Tanimbar selama Bulan Suci Ramadan.
Disamping melaksanakan pengamanan, Aipda M. SUATREAN menunjukkan wajah humanis Polri dengan turut berbaur bersama para Jamaah untuk melaksanakan Shalat Tarawih. Dengan ikut melaksanakan ibadah, Bhabinkamtibmas pun dapat membangun komunikasi yang lebih menyatu dengan para Tokoh Agama dan Warga setempat.
Kehadiran Personel Bhabinkamtibmas tersebut mendapat respon positif dari pengurus Masjid maupun para Jamaah yang hadir. Mereka merasa lebih nyaman dan tenang saat melaksanakan ibadah, karena merasa terlindungi sekaligus memiliki sosok pengayom yang religius di Desa Mereka.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Wuarlabobar Iptu LEOPOLDUS WARAWARIN menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah aktivitas Keagamaan bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata pelayanan untuk mencegah potensi gangguan Kamtibmas, khususnya selama Bulan Suci Ramadan.
“Keamanan Masyarakat dalam beribadah adalah prioritas utama Kami (Polri). Dengan adanya pengamanan rutin ini, Kita ingin memastikan Jamaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman dan nyaman” jelas Kapolsek.
Lebih lanjut, Kapolsek juga menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Wuarlabobar untuk terus mengedepankan pendekatan humanis. Selain pengamanan fisik, Petugas diharapkan aktif menyampaikan imbauan Kamtibmas, seperti mengingatkan warga untuk memastikan rumah dalam keadaan terkunci dan kompor telah dimatikan sebelum berangkat ke Masjid.
“Tugas Kami bukan hanya memastikan situasi aman secara fisik, tetapi juga membangun ikatan batin dengan Warga. Melalui pendekatan yang menyatu dengan aktivitas keagamaan ini, diharapkan situasi Kamtibmas tetap terjaga dengan baik” pungkasnya.












