Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar menggelar Dioalog Kebangsaan bersama Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Pemuda, yang bertempat di Aula Kantor Klasis Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Senin (11/12).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP UMAR WIJAYA, S.I.K., Kasat Binmas Iptu S. KORMASELA, S.H., Kasi Humas Ipda O. BATLAYERI, Ketua Klasis Tanimbar Utara Pdt. A. TUPAN, M.Th., Wakil Uskup Wilayah Kepulauan Tanimbar dan MBD RD. YAN ORATMANGUN, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar M. Alubwaman.
Adapun Narasumber yang hadir Kabag Ops Polres Kepulauan Tanimbar AKP. H. LAISINA, Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Tanimbar M. ALUBWAMAN, bersama para Peserta yang dilibatkan diantaranya Ketua Majelis Jemaat GPM se-Klasis Tanimbar Selatan, Perwakilan Pengurus AMGPM Sejahtera Saumlaki beserta Perwakilan Orang Muda Katholik Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Pada kesempatan itu, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP UMAR WIJAYA, S.I.K., mengatakan bahwa Diskusi yang dilaksanakan saat ini dengan Tema ” Peran Masarakat dalam mewujudkan pemilu 2024 yang aman dan damai sebagai sarana integritas Bangsa di wilayah Kabupaten Kepulauan Tanimbar”, oleh sebab itu diharapkan lewat diskusi ini kepada para Pemimpin Jemaat, Pemimpin pemuda baik AMGPM maupun OMK dapat berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan NKRI tercinta ini.
“Maksud dan tujuan dari Kegiatan ini agar para Tokoh dapat berperan aktif dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan di Rumah Kebangsaan, sehingga terciptanya komunikasi yang baik guna menyikapi perkembangan Situasi Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Kepulauan Tanimbar” ungkap Kapolres.
Kapolres juga berharap agar terjalinnya silaturahmi yang baik antar umat beragama, jangan memakai agama untuk berpolitik namun agama sebagai wadah untuk mempersatuhkan Masyarakat. Kapolres juga mengajak para peserta yang hadir agar tetap menjaga situasi Kamtibmas jelang Pemilu 2024, karena sekarang ini banyak kepentingan dari oknum tertentu maupun Partai Politik yang akan berusaha dengan segala cara untuk memenangkan Pemilu.
“Saat ini banyak oknum Politik yang menggunakan Agama sebagai senjata untuk memenangkan Pemilu, sehingga harapannnya kita dapat mencegah hal tersebut agar tidak terjadi perpecahan antar Umat Beragama di Kabupaten Kepulauan Tanimbar” tuturnya.
Pada kesempatan diskusi ini, Kapolres menitipkan beberapa hal diantaranya melalui Dialog kebangsaan ahar dapat dipergunakan sebagai sarana bertukar informasi dan koordinasi guna menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Hindari politik identitas yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI, hindari berita Hoax yang dapat merusak identitas Pemilu, serta Pemilu 2024 harus berjalan dengan aman dan lancar sehingga dapat menciptakan wakil rakyat dan pemimpin yang berkualitas.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pemberian Materi oleh para Narasumber yang hadir, dan ditutup dengan Dialog melalui sesi tanya jawab dari para Peserta.
Dengan adanya kegiatan ini, Tokoh Agama dan Organisasi Keagamaan mendukung penuh pihak Polri dalam menjaga situasi Kamtibmas menjelang Pemilu 2024 tetap aman dan kondusif, serta Para Pemimpin Agama akan memberikan pemahaman kepada Umat dan Jemaat terkait dengan kepentingan oknum Politik tertentu yang memakai Agama untuk mendapatkan dukungan pada Pemilu 2024 yang dapat memecah belah kerukunan antar Umat Beragama.












