Beranda Berita Polres Melalui Bacarita Basudara Manise, Sat Polairud Polres Kepulauan Tanimbar sambangi Nelayan Pesisir

Melalui Bacarita Basudara Manise, Sat Polairud Polres Kepulauan Tanimbar sambangi Nelayan Pesisir

374
0
BAGIKAN

Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, Untuk membangun kesadaran serta partisipasi warga terhadap Kamtibmas, Anggota Kepolisian Satuan Polisi Perairan (Satpolair) melakukan Sambang serta Bacarita Basudara Manise kepada Nelayan pesisir, Senin (09/10).

Kegiatan Sambang serta Bacarita Basudara Manise ini dilakukan oleh personel Satpolair Polres Kepulauan Tanimbar, bertempat di Wilayah pesisir Lingkungan Pasar Omele, Desa Sifnan, Kecamatan Tanimbar Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Sementara itu saat dikonfirmasi,  Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP Umar Wijaya, S.I.K., melalui Kasat Polairud Ipda A. Mikini mengatakan bahwa Sasaran dari giat terebut yaitu para Nelayan dan Masyarakat Pesisir Pantai dengan tujuan untuk mengajak dan mengedukasi warga Masyarakat agar lebih Waspada dengan situasi keamanan lingkungan maupun ketika ingin Melaut.

“Secara rutin, Patroli perairan selalu kami laksanakan sebagai upaya untuk menciptakan Situasi Kamtibmas di Perairan dan Warga Pesisir, sehingga terciptanya rasa aman dan nyaman” ungkapnya.

Diharapkan, tambah Kasat Polairud melalui giat Patroli tersebut, dapat mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kawasan Pesisir Wilayah hukum Polres Kepulauan Tanimbar.

Selain itu, Personel Sat Polairud Polres Kepulauan Tanimbar dalam kunjungannya melalui Sambang kepada para Nelayan Menghimbau agar tetap memperhatikan kelayakan dan kapasitas kapal pada saat melaut, menjaga keselamatan dan kesehatan serta lengkapi alat- alat keselamatan pelayaran seperti Life jacket.

Lebih lanjut Personel Sat Polairud juga menghimbau agar selalu memperhatikan cuaca di laut apabila hendak ingin pergi melaut, mengingat Cuaca kadang berubah-ubah. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk keselamatan diri ketika ingin Melaut mencari Ikan.

Tak hanya itu, Personel juga menegaskan kepada para Nelayan untuk tidak menggunakan bahan peledak sebagai alat untuk menangkap ikan, karena hal itu merupakan pelanggaran pidana. Serta tidak membawa barang ilegal seperti obat-obatan terlarang/ narkotika, minuman keras dan barang ilegal lainnya yang diangkut menggunakan kapal.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses