Beranda Berita Polres Kapolsek Wertamrian pimpin Minggu Kasih, sampaikan pesan Kamtibmas kepada Warga Desa Lorulun

Kapolsek Wertamrian pimpin Minggu Kasih, sampaikan pesan Kamtibmas kepada Warga Desa Lorulun

79
0
BAGIKAN

Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, melalui program Quick Wins Presisi Polri, Polsek Wertamrian gelar Minggu Kasih sekaligus memberikan Sosialisasi Kamtibmas tentang Perlindungan Anak dibawah umur, Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), berita Hoax dan Karhutla kepada Masyarakat Soa Horla, Minggu (10/09).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Wertamrian Iptu Eduard Ris Keliduan yang bertempat di Rumah kepala Soa Horla Andreas Samponu, Desa Lorulun, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Minggu Kasih ini merupakan Program Quick Wins Presisi Polri yang bertujuan untuk menjalin kedekatan dan Silaturahmi dengan Masyarakat sekaligus memberikan pesan-pesan Kamtibmas dan mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas.

Mengawalinya, Kapolsek Wertamrian Iptu Eduard Ris Keliduan menjelaskan tentang Edukasi UU RI No 35 tahun 2014 tentang PA dan UU RI No 23 tahun 2014 tentang penghapusan KDRT diharapkan dapat meredam angka kekerasan seksual dan KDRT di tengah masyarakat khususnya di Desa Lorulun, sehingga sosialisasi dan edukasi yang diberikan juga merupakan upaya untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak dibawa umur.

“Kekerasan seksual terhadap anak adalah perbuatan yang memaksa anak untuk melakukan hubungan intim tanpa persetujuan dari korban, tentunya kejadian ini adalah perbuatan yang melanggar hukum dan akan berdampak fatal bagi kesehatan mental korban khususnya Anak dibawah Umur” ungkapnya.

Selain itu, Kapolsek juga menjelaskan bahwa Tindakan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan masalah yang kompleks dan ancaman nyata, baik secara fisik maupun non fisik yang harus ditangani secara profesional dan bertanggungjawab.

“Tingginya angka kemiskinan, penganguran dan angka putus sekolah serta rendahnya tingkat sebagian masyarakat Indonesia khususnya perempuan dan anak merupakan faktor utama dan rentan menjadi korban KDRT” imbuhnya.

Kapolsek juga menjelaskan tentang berita Hoax, yang mana berita hoax tersebut dibuat berisi tentang ujaran kebencian, hasutan, fitnah yang bisa membuat konflik di tengah masyarakat. Berita atau informasi ini cepat sekali menyebar apabila kita percaya dan mengirimkan/share kembali kepada teman maupun saudara. Cara seperti inilah mengapa berita ini berkembang sangat cepat.

Berita hoax berpotensi dapat membuat kegaduhan di Masyarakat, sehingga melalui sosialisasi tersebut Kapolsek berusaha menanamkan dan memupuk rasa kepedulian Masyarakat untuk menangkal bahaya penyebaran berita hoax.

Tak hanya itu, Kapolsek juga menjelaskan bahwa Kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla ini adalah bagian dari upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan dengan memberikan pemahaman kepada Masyarakat agar turut aktif bersama-sama para pihak, menjaga dan mengolah tanahnya,  melakukan pemantauan dan tindakan sejak dini dalam upaya pemadaman bila terjadi kebakaran, agar api bisa ditanggulangi sebelum membesar.

“Seluruh elemen Masyarakat diharapkan waspada dan melakukan pencegahan dini saat memasuki musim kemarau” imbau Kapolsek.

Melalui kegiatan itu, Masyarakat Soa Horla sangat mengapresiasi terkait giat Minggu Kasih serta Sosialisasi yang di lakukan oleh Kapolsek bersama Personel Polsek Wertamrian, serta Masyarakat berharap giat tersebut dilaksanakan secara terus menerus agar dapat mengurangi angka kriminal kekerasan seksual terhadap anak terlebih khususnya di desa Lorulun.

“Terima kasih Bapak Kapolsek bersama Personel atas giat yang digelar ini, karna melalui Giat Minggu Kasih ini, dapat membuka wawasan dan pemikiran bagi kami” ucap salah satu Warga.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses