Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Polres Kepulauan Tanimbar, Operasi Bina Waspada Salawaku 2022 dihari keenam tetap dilakukan dalam bentuk Penyuluhan disekolah, komunitas masyarakat maupun Razia terhadap Sajam oleh para Satgas, Sabtu (22/10).
Kegiatan diawali Apel kesiapan yang dipimpin Ipda L. Warwarin selaku Kadata Opsres dengan dihadiri seluruh Kasatgas dan personil yang terlibat dalam kegiatan operasi.
Usai apel brifing kesiapan, Satgas Preemtif kemudian melakukan Sosialisasi Paham Radikalisme dan Intoleransi di SMP Santo Paulus Saumlaki oleh PS. Kanit Binpolmas Sat Binmas Bripka Mario Uren.
Disamping itu, pelaksanaan penggalangan Intelijen oleh Personel Sat Intelkam yang termasuk dalam Satgas Preemtif juga dulakukan dengan sasaran kelompok mahasiswa Unlesa melalui Narasi yang digunakan terkait Bahaya Penyebaran Paham Radikalisme dan Intoleransi di tengah masyarakat yang dapat mempengaruhi stabilitas keamanan.
Sedangkan di areal pangkalan ojek depan gereja GSJA, personel Satgas Preventif melaksanakan kegiatan operasi dengan cara, melaksanakan Patroli dialogis dengan sasaran yang beraktifitas di lokasi Pangkalan, dengan pesan-pesan kamtibmas yang disampaikan yakni, mengajak masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan ajaran kelompok-kelompok radikal yang akan merugikan diri sendiri dan keluarga, menghimbau agar bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di sekitar tempat tinggal masing-masing.
Tak hanya itu, kegiatan Binluh terkait konsep Radikalisme tentang paham kelompok Radikal yang akan mengubah Ideologi Pancasila juga turut disampaikan oleh personil Satgas Preventif kepada warga dalam kegiatan ini.
Ditempat yang sama, Satgas Represif juga melakukan kegiatan operasi dengan sasaran para tukang ojek pada pangkalan ojek tersebut berupa sosialisasi terkait konsep Radikal dalam undang-undang nomor 5 tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dan melaksanakan Razia / Pemeriksaan terhadap kendaraan milik para tukang ojek dengan sasaran senjata tajam, buku ajaran paham Radikalisme serta benda berbahaya lainnya.
Satgas Banops dalam kegiatan ini dalam tugasnya melaksanakan Pengawasan terhadap personel saat pelaksanaan kegiatan operasi di lapangan dan mendokumentasikan kegiatan operasi Bina Waspda Salawaku 2022 dihari keenam ini.
Terhadap hasil yang dicapai dihari keempat kegiatan ini, Kasat Binmas Iptu J. Oraplean selaku Kapusdal Opsres menyampaikan, pelaksanaan Sosialisasi dan Penyuluhan yang telah dilaksanakan mendapat respon yang baik dari para masyarakat sebagai daya tangkal terhadap penyebaran paham Radikalisme dan Intoleran.
“Pelaksanaan sosialisasi dan binluh yang telah dilaksanakan dapat diterima dengan baik oleh sasaran baik Pelajar disekolah maupun masyarakat. Hal itu, dapat mempengaruhi dan menumbuh kembangkan daya cegah dan daya tangkal terhadap penyebaran paham radikalisme maupun intoleransi”. Ungkapnya.












