Tribratanews.polrestanimbar.com – Polda Maluku, Kepolisian Resor Kepulauan Tanimbar, Personel Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polres Kepulauan Tanimbar melaksanakan pengamanan aktivitas debarkasi (turunnya penumpang) kapal angkutan laut antar-pulau KMP. Sumber Tani pada, Sabtu (29/08/26) pagi.
Pengamanan yang berlangsung di Pelabuhan Rakyat Tanimbar Raya, Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran arus Masyarakat yang menggunakan jasa transportasi laut.
Di sela-sela pemantauan aktivitas pelabuhan, personel Bhabinkamtibmas yang bertugas turut berinteraksi langsung dengan Warga. Petugas menyampaikan pesan dan imbauan Kamtibmas seperti mengingatkan penumpang untuk selalu menjaga keselamatan diri serta waspada terhadap barang bawaan Mereka.
Tak hanya itu, para Nahkoda Kapal dan ABK pun diimbau untuk selalu memperhatikan faktor cuaca sebelum berlayar, memastikan alat keselamatan seperti life jacket tersedia, serta tidak memuat penumpang maupun barang melebihi kapasitas (over kapasitas) demi keselamatan bersama di laut.
Hingga seluruh proses debarkasi KMP. Sumber Tanu selesai, situasi di area Pelabuhan Rakyat Tanimbar Raya terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya pelanggaran pidana maupun kejadian menonjol lain yang dapat membahayakan keselamatan pemilik kapal serta para penumpang.
Apresiasi positif pun datang dari pihak pengelola jasa transportasi laut. Pemilik jasa transportasi menyampaikan terima kasih kepada institusi Polri atas dedikasi dan pengamanan yang diberikan, sehingga seluruh proses penyeberangan dan penurunan penumpang dapat berjalan dengan tertib, lancar dan aman.
Sementara itu secara terpisah, Kapolres Kepulauan Tanimbar AKBP AYANI, S.P., S.I.K., M.H., melalui Kasat Polair Ipda SIMON NUSMESE, S.H., mengungkapkan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan komitmen nyata Polri dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus memastikan keselamatan Masyarakat di wilayah perairan.
“Kehadiran Personel di lapangan bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga sebagai langkah preventif. Kami ingin memastikan proses debarkasi berjalan aman dan lancar, sekaligus mengedukasi para Nahkoda serta penumpang agar selalu memprioritaskan keselamatan dan tidak memuat penumpang maupun barang melebihi kapasitas” jelasnya.

